blogpenna.com

July 21st, 2010 HOT PROMO

*gambar diatas hanyalah ilustrasi design dan bentuk. semua mengacu pada konsep design sesuai dilokasi.

promo berlaku mulai 15 July – 15 agustus 2010

Bonus hanya berlaku saat promosi seperti free survey & Design, engsel hidroulik, rel slowmotion serta gratis handle.

harga belum termasuk top table granit, acc. kompor, hood, rak piring stainnless (karena semua bisa optional)

*pastikan sebelum memesan anda sudah pastikan ke tempat lain.

regard.
www.nuno-interior.com
www.blogpenna.com
my gallery

May 27th, 2010 Material Furniture

Material furniture/meubel banyak sekali jenisnya, dari mulai kayu utuh sampai kayu bekas. Pada awalnya material furniture/meubel itu terbuat dari kayu utuh (solid) tanpa beberapa sambungan sehingga menciptakan hasil yang bagus, halus, rapih dan kokoh. Karena persediaan kayu yang semakin menipis dan harganya yang semakin tinggi pula,  sebagai gantinya furniture/meubel dibuat dari kayu yang disambung2 lalu diberikan veneer (lapisan tipis kayu).  Sekarang kayu olahan merupakan komoditi utama material pembuatan furniture/meubel tsb. Walaupun bukan dari kayu utuh, kayu olahan memiliki daya tahan yang kuat, rapi dan tampilan yang menarik. Karenanya, sebelum membeli/membuat furniture ada baiknya kita mengenali dulu masing2 jenis kayu dan finishingnya. Berikut sedikit informasi kelebihan dan kekurangan beberapa jenis kayu, mulai dari kayu solid (jati) hingga kayu olahan partcle board.
Read the rest of this entry »

May 25th, 2010 Menata Barang

Pasti semua setuju, bila tempat tinggal kita semakin lama semakin sempit..sebenarnya apa sih yang buat sempit.. :angel:. Yahh namanya juga hidup… :D , sebagai manusia sifat konsumtif kita memang gak lepas buat mempengaruhi itu semua.  Padahal hasil dari barang2 yang kita beli itu juga yang akhirnya nyusahin sendiri. Gak ada masalah bila kita sudah mempersiapkan semuanya, misal barang yang kita beli sudah ada tempat untuk menaruhnya dengan kata lain setiap kebutuhan menuntut kita untuk hadirnya sarana dan prasarana baru…setuju..?? apa jadinya bila kebutuhan baru itu kita biarkan, yup semakin lama semakin menumpuk tumpukan barang itu. Mungkin ada beberapa tips yang mungkin bisa menjadi pertimbangan untuk menaruh/membuat furniture untuk barang2 itu semua.

Hal pertama yang kita perhatikan adalah mencari ruang yang ngangur/kosong seperti celah dinding, bagian atas lemari baju, bawah tangga dll. Adapun beberapa elemen untuk hal ini diantaranya kita tentukan jenis dan fungsi barang (peralatan memasak tidak jauh dari area kitchen set, sifat barang (barang yang lebih berat biasanya kita letakan dibawah), ukuran dan bentuk barang, frekuensi pemakaian barang tersebut (sering atau tidak kita memakai barang tersebut), keamanan barang (buatlah ruang rahasia misal didalam laci lemari baju).

Hal yang kedua adalah beli furniture sesuai kebutuhan…(hal ini yang paling susah dilakukan, sepanjang dompet gak habis isinya..gajah juga gw beli.. :D )  ada beberapa elemen dari yang hal yang kedua ini misal harap diperhatikan umur pemakaian barang itu juga model yang bisa menjamin dari pemakaian barang tersebut, tekankan pada segi kegunaan daripada hiasan, sesuaikan model dan ukuran dari barang tersebut (jangan sampai setelah membeli gak bisa disesuaikan dengan ruang juga konsep ruangan yang sudah ada), siapa yang akan memakai barang tersebut (tempat tidur buat anak cukup ukuran kecil/single agar sisa di ruangan bisa digunakan hal lain misal meja belajar, tempat menaruh mainan anak dll) dan bila memang sudah bosan dan ingin, diganti jangan  keduanya dibiarkan dalam tempat yang sama (keluarkan salah satu) juga beli sesuai dengan fungsinya yang akan diganti.

perbesar, klik disini

May 11th, 2010 Tips Pemasangan Wallpaper 1

Sangat banyak yang ditawarkan oleh kelebihan wallpaper sebagai pelapis dinding, disamping segala kemudahan dan kepraktisannya dalam pemasangan material itu sendiri. Ada beberapa sedikit tips dan  saran yang bisa saya berikan sesuai dengan pengalaman kami dalam memasang proyek wallpaper itu sendiri.

1. Saat pemilihan material wallpaper, sebaiknya perhatikan kualitas material itu sendiri. Untuk pemasangan pada rumah sendiri lebih baik menggunakan jenis bahan yang tebal. karena saat penyambungan biasanya pada yang tipis materialnya akan terlihat sekali sambungannya.

2. Untuk pemilihan motif, bila ingin mengejar cost yang tidak terlalu besar pilih motif yang kecil dan agak rapat motif2nya. Karena pemasangan wallpaper itu sendiri akan membuat waste (terbuang) maksimal 15 % dari masing2 roll tergantung dari motif yang dipilih. Semakin besar dan jarang2 motif yang dipilih maka akan semakin besar pula waste yang diciptakan dari masing2 roll-nya.
Read the rest of this entry »

May 2nd, 2010 Wallpaper

Wallpaper

Memang tidak diragukan sekarang ini bagi yang ingin membangun atau bahkan sudah membangun mempercayakan pilihan untuk pelapis dindingnya kepada wallpaper. Disamping kemudahan dan kecepatan dalam aplikasinya juga karena hasil yang dihasilkan juga lebih bagus daripada cat tembok.

Tapi itu semua tidak terlepas dari kelebihan dan kekurangan jenis aplikasi yang kita pilih antara Wallpaper dan cat dinding. Misalnya untuk wallpaper menawarkan hasil dan nyawa dari ruangan bisa kita atur dan sesuaikan dengan cepat  baik itu bentuk juga warna furniture yang sudah ada. Jumlah cost yang kita keluarkan juga lebih besar daripada kita menggunakan cat tembok. Cost yang kita keluarkan untuk penggunaan wallpaper setidaknya bisa bertahan tembok selama 3-10 tahun kedepan dibanding menggunakan cat tembok. Maksudnyatergantung dari tingkat kebosanan dan kondisi dinding yang terpasang (klo udah bosen yah diganti..). Tingkat perawatan juga lebih mudah dibanding cat tembok, hanya dengan lap kering (lebih baik setengah basah) dinding pun menjadi bersih kembali.

Lebih baik diperhatikan juga, karena begitu banyak tema, motif dan warna wallpaper di pasaran. Sebaiknya wallpaper tidak merusak konsep ruangan yang telah ada, seperti warna furniture yang telah ada pada ruangan. Dengan pemilihan yang tepat maka warna dari ruangan pun akan semakin mempunyai aksen yang kuat akan ruangan itu sendiri.

Read the rest of this entry »

May 1st, 2010 Aksesoris Dapur

Mendengar kata dapur mungkin bagi sebagian orang mengartikan sebagai tempat yang kotor, berantakan, perabotan” wayang” (bukan lenong lagi.. :) ..) ibu2.

Ok, bisa diterima anggapan tersebut, tapi jangan salah…(bagi sebagian masyarakat) keadaan dapur sekarang dengan dapur jaman dulu yang begitu banyak perabotan itu ditata diluar dan tak tertata rapih sekarang bukan seperti itu lagi. Semua barang sudah tertata rapi didalam kabinet dapur. Sekalipun ada yang terlihat itu hanya menunjukan dari identitas dapur tersebut. Sudah banyak barang2 yang disuplai oleh beberapa pabrikan di bidang pengadaan alat2 rumah tangga seperti dapur, lemari baju (wadrobe), flooring dan lain2.

Salah satunya yang saya mau tulis adalah peralatan dapur atau biasa disebut aksesoris dapur. Misal tempat bumbu, tempat piring, tempat gas, tempat sendok dll. Untuk semua aksesories diatas ukuran dan penempatannya harap sangat diperhatikan karena  pabrikan tersebut mengeluarkan ukuran dan dimensi yang telah mereka tentukan. Jadi sebenarnya disini kita bisa untuk menggabungkan aksesories apa yang akan kita pakai nantinya. Disini faktor perencanaan dalam menentukan design sangat berperan, jangan sampai kita sudah buat kabinet nya tetapi untuk meletakan aksesoris tersebut ternyata tidak bisa. Read the rest of this entry »

April 30th, 2010 Engsel dan Rel

Untuk beberapa material furniture yang kita dapatkan dengan cara membeli kita tidak bisa menentukan atau bahkan ingin merubah accesories seperti rel, engsel, handle dan lain2. Mungkin saya bisa menyarankan bagi anda yang ingin membuat furniture atau memesan lewat jasa bengkel furniture di sekitar rumah anda, karena ada beberapa barang yang fungsinya sama tapi dari bentuk dan kekuatan dari produk tersebut sangat jauh berbeda dan semua tergantung dari beban apa yang nantinya akan ditanggung oleh barang rel atau engsel tersebut.

yang saya tau ada beberapa jenis rel (mungkin yang gak taunya banyak  ^_^)  yang berada di pasaran atau toko perlengkapan meubel baik didaerah Klender, Pinangsia dan Panglima Polim.  Semua menjual barang yang sama yaitu rel biasa (dengan roda), rel double, rel grandouble (seperti gambar diatas bagian bawah), rel hidroulik (seperti gambar diatas bagian atas).

Ini yang kita perhatikan, bila nantinya beban yang akan diterima oleh rel tersebut ringan maka rel biasa (dengan roda) saya rasa cukup misalnya hanya seberat maksimum 2 kg, dan untuk penggunaan maksimum 3 kg saya bilang cukup (sesuai pengalaman lebih dari 3 kg rel tsb agak berat… :) ). Bila memang ternyata beban diatas itu seperti untuk laci buku2 besar lebih baik menggunakan rel hidroulik. karena material yang dibawa dari barang tersebut cukup bagus… (harganya juga cukup bagus.. 8) kira2 Rp. 70,000an keatas tergantung ukurang panjang laci dan model) tapi buat saya dengan harga yang telah dikeluarkan saya rasa sangat layak karena benar2 kuat dan awet.

Read the rest of this entry »

April 28th, 2010 Kitchen Set Layout

Sekarang ini ternyata pemahaman dan animo orang tentang interior design cukup besar. Sudah bukan jamannya lagi furniture yang “asal ada asal jadi” (fuuhhh jadilah…. :D  ). Semuanya memang harus direncanakan dan disiapkan dari awal. Budget menjadi faktor yang sangat penting, karena dari budget itulah yang bisa menjadikan patokan akan seberapa cantik dan efektif ruangan yang akan kita berikan furniture tanpa harus mengorbankan kekuatan/daya tahan material furniture itu sendiri. Jangan hanya ingin mendapatkan sesuatu yang murah jadi membuat kita hanya sekedar asal ada karena suatu saat nanti kerusakan yang didapat menjadikan kita membuat furniture 2 kali untuk ruangan yang sama dalam waktu yang sebentar.

Mari kita coba apa yang bisa saya tuangkan dalam pengethuan saya yang pas2an ini dalam blog ini dan beberapa referensi dari tempat lain..1 lagi sebelum lupa, usahakan alur kerja yang dipakai adalah segitiga dengan minimal jarak ke masing2 peralatan 60cm (bila ruangan besar bisa lebih dari 60cm dimana segala aktivitas bisa lebih efisien).

Pada dasarnya, lay out kitchen ada 6 macam, yaitu :

  1. Kitchen lurus atau satu baris
  2. Kitchen koridor atau berhadapan
  3. Kitchen L
  4. Kitchen U
  5. Kitchen G
  6. Island Kitchen

Yuu kita bahas masing2 layout diatas…yuuuu….

Kitchen lurus atau satu baris

Read the rest of this entry »

April 27th, 2010 Jenis Kitchen Set

Setiap rumah pasti memiliki area utuk memasak yang biasa kita sebut dapur. Seiring perkembangannya, sekarang ini khususnya untuk rumah yang memiliki luas bangunan yang cukup besar maka dapur bisa terbagi 2 yaitu Dapur Basah (kotor) dan Dapur Bersih (kering). Alasannya cukup sederhana karena penghuni rumah ingin rumahnya terlihat bersih (lumayan pembantu gak berat kerjanya buat bersih2 setiap hari… :mrgreen: )

Yang pertama akan saya bahas disini seputar Dapur basah kering (maksud disini  yang penggunaannya untuk semua).  Untuk dapur jenis ini biasanya semua ada disini dari mulai Kulkas, Kompor,  synk, microwave, dispenser dan perabotan “lenong” ibu rumah tangga lainnya. Baik pekerjaan yang berat atau ringan seperti  memasak, mencuci juga lain2.
Read the rest of this entry »

April 26th, 2010 Anti Rayap

Saat itu (dahulu kala…. :D )  saya sedang mengerjakan pesanan kitchen set, ternyata kondisi nanti tempat pemasangan sangat tidak manusiawi..maksud saya banyak rayap nya..hehhee…

nahh dari pengalaman ini, mulai sekarang setiap saya membuat pesanan kitchen set baik untuk rumah baru atau rumah lama..(setengah jadi apalagi)..selalu saya “sikat” anti rayap (disemprot/dikuas/..terserah anda mendefinisikannya).

saya sangat menyarankan (kalau bagi saya harus..!!), furniture yang anda buat (kecuali anda beli jadi) lebih baik diberikan antirayap…lumayan kerjaan agak sedikit repot tetapi sangat penting.  katakanlah furniture yang anda pakai nantinya (tergantung sikap orang itu memakai nantinya kasar atau tidak) bertahan 5 tahun..tapi anda tidak tahu bila di pemukiman anda banyak sekali rayap..akhirnya hanya terpakai 2 tahun.  kecuali (mungkin juga..) yang tinggal di apartemen khususnya lantai 1-3 (selebihnya mungkin aman..rayap cape naiknya :P ) , karena manajemen gedung sudah mempersiapkan divisi perawatan gedung.
Read the rest of this entry »