blogpenna.com

May 27th, 2010 Material Furniture

Material furniture/meubel banyak sekali jenisnya, dari mulai kayu utuh sampai kayu bekas. Pada awalnya material furniture/meubel itu terbuat dari kayu utuh (solid) tanpa beberapa sambungan sehingga menciptakan hasil yang bagus, halus, rapih dan kokoh. Karena persediaan kayu yang semakin menipis dan harganya yang semakin tinggi pula,  sebagai gantinya furniture/meubel dibuat dari kayu yang disambung2 lalu diberikan veneer (lapisan tipis kayu).  Sekarang kayu olahan merupakan komoditi utama material pembuatan furniture/meubel tsb. Walaupun bukan dari kayu utuh, kayu olahan memiliki daya tahan yang kuat, rapi dan tampilan yang menarik. Karenanya, sebelum membeli/membuat furniture ada baiknya kita mengenali dulu masing2 jenis kayu dan finishingnya. Berikut sedikit informasi kelebihan dan kekurangan beberapa jenis kayu, mulai dari kayu solid (jati) hingga kayu olahan partcle board.

1. Kayu Solid (Jati)

Kayu Jati merupakan jenis kayu yang paling banyak dicari orang untuk membuat furniture, selain karena daya tahan dan kekuatan juga karena khas dari tekstur dan serat yang gterdapat pada lapisan kayu jati. Ada banyak daerah asal kayu jenis ini di Indonesia,  misalnya kayu jati asal Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat. Tetapi kayu jati asal Jawa Timur lebih kuat dari jati Jawa Tengah ataupun Jawa Barat. Finishing melamik, politur, PU (polyurethane) sangat baik diterapkan untuk kayu yang berbahan jati agar dapat memperlihatkan keindahan dari serat dan urat kayu jati tersebut sehingga dapat menimbulkan kesan klasik, etnik dan mewah. Bahan baku yang semakin susah didapat serta kualitas yang baik (untuk mendapatkan kualitas yang bagus, usahakan memilih kayu jati tua yang berwarna coklat tua daripada jati muda yang berwarna coklat agak pucat) membuat harga kayu jati ini terus bergerak naik (kaya saham.. :) ) atau melambung tinggi.  Biasanya harga furniture ini lebih mahal 6 kali lipat dari kayu olahan.

2. Kayu Sungkai

Alternatif pengganti kayu jati yang baik adalah kayu jenis ini (sungkai) selain memiliki warna yang lebih terang, alur dari uratmya juga lebih teratur dan lebih “soft” dari kayu jati. Harganya pun jauh lebih murah dari kayu jati meskipun kekuatannya tidak jauh beda dengan kayu jati. Untuk kayu sungkai ini lebih baik finishing menggunakan bahan transparan seperti melamik, politur atau  PU (polyurethane) untuk mengekspos karakter dari serat dan urat kayu tersebut.

3. Kayu Jati Belanda

Orang lebih mengenal kayu jenis ini dengan sebutan kayu petikemas. Alur serat dan mata kayu ini yang menjadi khas dan daya tarik kayu tersebut selain ketahanannya terhadap serangan rayap (karena kadar airnya yang cukup rendah). Finishing kayu jenis ini sama dengan finishing kayu lainnya yaitu transparan (melamik, politur atau  PU) hanya saja pengerjaan pra-finishing seperti penyerutan harus dilakukan secara manual dan menggunakan mata serut yang cukup tajam.

4. Kayu Nyatoh

Kayu nyatoh sering disebut orang sebagai kayu jati muda yang berasal dari riau. Keunggulannya sama seperti kayu jati belanda, yaitu kuat terhadap serangan rayap sehingga menghasilkan kualitas yang cukup awet dan tidak mudah lapuk.

5. Kayu Lapis (plywood)

Plywood adalah kayu lapis yang memiliki beberapa lapisan olahan, seperti tripleks berarti terdiri dari 3 lapisan kayu dan mulipleks berarti lebih dari 3 lapisan yang dibuatnya dengan cara diberi perekat khusus dengan pengepresan berketekanan tinggi. Dipasaran, ketebalan plywood ini tersedia dalam 3 mm, 5 mm, 9 mm, 12 mm, 15 mm dan 18 mm dengan ukuran perlembarnya 244 cm x 122 cm. Karena coraknya yang polos, finishing biasanya diberi lapisan Veneer (lapisan tipis kayu asli), HPL (laminate), Tacon, PVC (polyvinyl carbonate). mengenai ulasan, klik disini.

6. Blockboard

Blockboard terbuat dari potongan kayu berbentuk kotak2 kecil yang dipadatkan menggunakan mesin lalu diberikan pelapis agar menghasilkan bentuk seperti sebuah papan dengan ukuran 244 cm x 122 cm. Harganya yang ekonomis membuat kayu jenis ini banyak diminati.  Banyak macam pelapis yang disediakan oleh pabrikan membuat kita mudah untuk menetukan finishingnya. Bila ingin menggunakan finishing transparan kita bisa menggunakan Blockteak (blokboard yang menggunakan pelapis jati/teak), Teakblock (blokboard yang menggunakan pelapis sungkai) atau bila ingin menggunakan finishing Cat Duco bisa menggunakan Blockmin (blokboard yang menggunakan pelapis melaminto/triplek berwarna putih). Kekuatan bahan ini tidak berbeda jauh dengan multiplek, tetapi untuk rak pajang, rak buku, atau kitchen set bahan ini cukup kuat (yang pastinya lebih kuat dari particle board).

7. Kayu MDF

Kayu MDF (Medium Density Fiberboard) terbuat dari kayu olahan serbuk/bubur kayu yang kemudian dicampur dengan bahan kimia lalu dipadatkan dengan media lem dengan pengeringan yang menggunakan suhu 1.800 derajat celcius. Bentuk akhir dari MDF ini bisa didapat dengan ukuran 244 cm x 122 cm. Harganya yang sangat ekonomis (karena dibuat dari kayu perkebunan bukan dari jenis kayu jati, ramin, mahoni dll) membuat MDF lebih terjangkau untuk semua kalangan masyarakat. Untuk finishing lebih biasanya sama seperti kayu olahan lainnya seperti diberi lapisan Veneer (lapisan tipis kayu asli), HPL (laminate), Tacon, PVC (polyvinyl carbonate). Biasanya penggunaan MDF dikhususkan untuk furniture praktis dala kondisi knock down (bongkar pasang).

8. Particle Board

Pembuatan kayu jenis particle board ini terbuat dari serbuk atau bubur kayu dan prosesnya  sama dengan MDF. akan tetapi kualitas particle board ini masih dibawah MDF. finishing juga sama dengan finishing kayu olahan lainnya.

Semua material diatas hanya ulasan dalam menambah pengetahuan dalam material interior. Semuanya kembali kepada selera masing2 dan disesuaikan dengan budget juga. sebagian tulisan ini saya dapat dari beberapa sumber informasi seperti majalah serial rumah.

21 Responses to “Material Furniture”

  1. aryo Says:

    wahh jd banyak tau nih tentang kayu-kayuan :-D
    tengkyu bro..

    [Reply]

    penna Reply:

    siipp… baca aja..gak bayar koq…hehehee…

    [Reply]

  2. bram Says:

    klo yang anti rayap itu yg gimana ya pak?

    [Reply]

  3. bram Says:

    klo jati udah pasti anti rayap ya pak?

    [Reply]

  4. penna Says:

    bram >> Pada dasarnya sekuat apapun kayu akan rapuh (lapuk) juga.. mungkin perbedaan hanya waktu nya dan dimana barang itu akan ditempatkan..misal ditempat kering atau di tempat basah. ada beberapa kayu yang kuat untuk beberapa waktu untuk di letakan ditempat basah/lembab/sering terkena panas dan hujan..misal jenis jati (macam2 jenisnya) terus proses pengolahan juga menjadi tambahan kuat tersediri misal di oven atau tidak kayunya.
    mudah2an pengetahuan saya yang sedikit ini bisa membantu.. :)

    [Reply]

  5. rifan Says:

    mas, saya mau tanya… saya lagi coba bikin meja bentuk kubus dengan 2 sisi bolong. bahan yang saya pake kayu lapis (tebal 18 mm). bagaimana caranya biar hasil sambungan antar sisi bisa kuat ngga goyang. saya menggunakan paku untuk menyambung antar sisi, tp masih goyang dan kurang kuat padahal paku sudah disesuaikan. thanks

    [Reply]

    penna Reply:

    hallo gan…kalo menurut saya, lebih baik setelah dipaku 2 buah abis itu di sekrup dengan sekrup 4 cm. klo masih goyah juga pake paku cacing (tanya aja di toko bangunan) setelah itu baru ditempel tykoot (klo mau difinishing cat) atau HPL (kalo memang mau pake finishing tempel). ada lagi yang lebih rumit…tapi susah jelasinnya :cd klo mau ke workshop ane aja, ntar kita contohin..free…no cost :shakehand2 cuma menurut ane, itu udah cukup kuat koq… klo mau buat lebih kuat, murah dan gampang pake besi siku..dijamin kuat.. ok gann..

    [Reply]

  6. sugirafi Says:

    ne kunjungan yang kesekian kalinya …. tambah sukses terus dan terima kasih dah di pasang rss ke blogku . nambahin dikit untuk rian yang lagi bikin meja kotak, coba ketebalanya di tambah misalnya 40mm atau di bikin holow , kemudian pada pertemuan / sudutnya di bikin adu manis terus di sisip menggunakan plywood 4mm, jangan lupa lemnya harus rata.

    [Reply]

    penna Reply:

    sama2 gan!! semoga sampeyan juga tambah sukses!! :2thumbup btw, thanks buat masukan dan saran nya… asal jangan curhat probadi aja.. :dp bingung ntar ane jawabnya…heheheee…maksudnya pake rangka kan…yuuppp..ane ngerti. good ide juga tuh boss… :thumbup

    [Reply]

  7. mido Says:

    Dear agan pena

    Duh daritadi ane baca semua artikel nya…
    jadi tambah banyak pengetahuan
    makasih gan ilmu gratis nya

    heheh mo nanya nehh…gratis juga kan..xxixiix
    ane baru beli rumah
    berhubung dana nya mepet (beli cash bikin bangkrut ) duit ane tinggal dikit neh…
    rencana mo bikin furniture dll sendiri..( mumpung cuti )
    yg mo ane tanya jenis kayu apa yg cocok buat bikin furniture?( yg murah and kuat )cos ane ada masalah ama teknik motong gan,,( motong secara manual pake otot ngk pake mesin ) pengen nya hasil akhir pemotongan ngk terlalu kasar..yg jelas mdf and particle board ngk bisa motong manual kyanya…and ngk susah klo mau finishing nya gan..klo untuk tempat tidur bagus nya kayu apa gan? ( ane dah down load model2 minimalis neh )
    klo dikasih gan mo minta alamat toko2 yg jual semua perlengkapan and accesories buat bikin furniture..posisi ane di klender…

    kali2 ane mo maen ke w/s agan neh…
    pm alamat and telp klo berkenan

    pahala ilmu yg bermanfaat adalah salah satu yg ngk bakal berhenti sampe kita mati…jaminan tuh gan hehehe masuk syurga…keep posting and moga2 agan tambah sukses 1000kali dari sekarang

    regards

    mido

    [Reply]

    penna Reply:

    tenang aje gan, gak ada price list harga buat tanya2 doang mah..
    serius gan mau “nukangin” sendiri???? :siul :cendol manteebbb…. btw gan, klo motong pake tangan mah (gak ada bantuan mesin dan meja potong) susah banget boss.. salah satu syarat pekerjaan biar rapih emang saat pemotongan bahan… miring 2-4 mm aja kerasa susah saat penyetelan furniture itu sendiri.. serius boss..gak bakalan rapih pertemuan nat2 pintu kabinetnya. belon lagi kondisi papannya.. klo ane saran, mending beli mesin dan bikin meja potong juga penggaris potongnya yang siku juga. Meski udah digaris pake spidol lembaran tripleknya, tapi klo motongnya manual..ane jamin kagak bakalan lurus…tukang aja yang udah tahunan motong bahan, klo disuruh motong pake tangan kagak lurus..apalagi ente :ngakak tapi ane serius boss..daripada sayang buang2 duit beli bahan trus kagak canggih hasilnya kan..sama aja bo’ong.
    yang cocok buat furniture, untuk ape dulu nih boss.. klo buat kitchen yang didaerah kotor mah, mending pake kayu papan sekalian..sejenis jati atau jati belanda (klo budget gak jadi masalah yee boss…;) klo sedikit masalah di budget mending pake multyplywood grade A boss.. biar tahan sama kecoa, rayap dkk lainnya.
    buat tempat tidur juga gitu boss.. apalagi klo buat maen kuda2an…wahhh..ane no komen dahh.. :malu
    no telp ane liat di about us gan.. alamat juga ada disitu. Klo di bandung studio designya, klo dijakarta workshopnya boss…
    Amiinn… mudah2an ane bisa terus ngebantu lewat artikel ane nih..

    [Reply]

  8. reiwind Says:

    saya butuhi potongan mdf sisa produsi furnlture dlm jumlah besar, dimana carinya ya? jzklh

    [Reply]

    penna Reply:

    wahhh..ane sih jarang banget pake mdf boss.. kebanyakan pake multipywood.

    [Reply]

  9. Metta Funiture Says:

    Agan yg nyari toko jualan peralatan furniture bisa ke Glodok harganya jauh lebih murah. sy biasa belanja di toko sumber hidup alamatnya di jalan Gajah Mada no. 225. tokonya lengkap sekali apa juga ada, dr engsel sampai paku cacing.

    [Reply]

  10. penna Says:

    # 14 >> ahhhh tuhhh gan..ada lagi supplier masuk.. coba dateng aja tuh agan2, pasti lengkapppp..buat ane bisa diskont?? :malu2

    [Reply]

  11. herlina Says:

    halo mas penna :)
    kebetulan saya sm suami baru mo pindahan, berhubung dana mepet pager, rencananya mo ngisi rumahnya denganbikin perabotan nya secara DIY aja :)

    udah dapet banyak referensi2x dan plans furnitur2x DIY di blog2x ibu2x di luar negeri, misal ana-white.com , http://www.prettyhandygirl.com, dll ( hebat yaaah ibu2x tapi buat furnitur sendiri, cari blog2x lokal ga pernah nemu hiks :( )

    nah, disitu mostly untuk plywood joining sistemnya mereka pake alat yang namanya kreg jig pocket hole system, jadi buat nyambungnya pake scrup gitu, nih alat buat melubangi plywoodnya.

    pertanyaan saya, kalo di sini kreg jig itu namanya apa ya mas penna?
    soalnya udah googling kok ga nemu yah…kebanyakan blog2x lokal yang membahas tentang teknik sambungan kayunya pake sistem pelubangan yang pake pahat itu.
    begitu juga furnitur yang ada di rumah ortu yang memang kebanyakan pake jati solid, sistem sambungannya juga jg pake sistem laki-bini.

    ato klo boleh tau mas penna biasanya joining sistem nya untuk multiplek pake apa?
    apa cukup di paku dan pake siku besi aja ya mas?

    ditunggu jawabannya :D

    maturnuwun sebelumnya

    salam
    emaknya azka

    [Reply]

  12. penna Says:

    # 16 >> malam bu, nahhh itu kalo kita mau bikin pintu pake kayu solid memang diperlukan kaya gitu, kalo saya sih masih pake triplek, dan kayu juga hanya sebatas perlu aja buat hiasan. atau pake breket L untuk joining nya. lalu ditutup sama triplek lagi deh, pasti kuat. di tempat kita biasanya hanya menggunakan paku tembak trus di sekrup deh, sebelumnya kasih lem putih dulu merk fox. itu diaa mba, saya kalo pake sistem laki bini terlalu lama..klo mau cepet pake sitem lekong aja mba, HIT and RUN..!!! hehehee :hammer kidding mba :ngakak serius nih mba, jadi klo pake sitem yang laki bini untuk triplek ditempat saya biasa ngerjain, tergantung dari produk yang bakal dihasilkan akan seperti apa..misal depannya bulat, itu butuh sambungan kaya gitu.. tapi kya gitu jarang koq, masih banyak jalan yang lain, yang penting cari kuat nya aja… dengan maksud mba, udah bagus koq dipaku dan besi siku. tapi abis itu ditutup ya besinya, ntah pake tykoot atau HPL yang lain, biar gak keliatan.
    sama2.
    oomnya azka. :nerd

    [Reply]

  13. ricky Says:

    pak ada referensi tempat beli multipleks murah?
    trims

    [Reply]

  14. JEM Says:

    salam kenal mas penna..
    mau tanya nih,,kalau mesin untuk potong Plywood yang bagus mesin apa ya,,dan ukuran mata pisau nya brp?
    saya rencana mau buat rak sepatu,sandal dan rak baju untuk toko baju saya,o’ya mas kalau untuk rak sepatu dan rak baju,bagusnya pakai Plywood ukuran brp mas,dan cara penyambungan Plywood yang baik gimana ya?
    TERIMA KASIH..

    [Reply]

  15. dudul Says:

    sore Om, mau tanya ni yaitu : panel kayu pada tembok finishing HPL, karena sering kebentur2 benda keras akhirnya rusak, pecah, gombal2 kira2 ni bisa ngga di finisshing ulang dgn HPL yang sama dan cara pengerjaannya gmn ya minta sikit saran ni Om…. thankU

    [Reply]

  16. lora Says:

    Jadi untuk tempat tidur awetan pake multiplywood apa jati belanda om Penna?

    [Reply]

Leave a Reply

CommentLuv Enabled
[+] kaskus emoticons nartzco